Home Politik Ulum Mengaku Pernah Kasih 'Uang Kopi' ke Anak Imam Nahrawi, Jumlahnya Jutaan

Ulum Mengaku Pernah Kasih 'Uang Kopi' ke Anak Imam Nahrawi, Jumlahnya Jutaan

0
SHARE

RAKYAT JAKARTA –  Staf Pribadi Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi, Miftahul Ulum mengaku pernah meminta uang kepada Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy. Uang tersebut diberikan kepada dua anak Imam sebagai ‘uang kopi’.

Ulum berujar, awal permintaan uang itu terjadi pada saat pertemuan ‘tidak sengaja’ dengan Ending di Plaza Senayan. “Iya, Pak. Saya menerima uang dari Pak Hamidy di Pacific Place, eh, Plaza Senayan,” kata Ulum dalam sidang lanjutan dugaan suap dana hibah KONI di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (4/7/2019), dikutip dari cnnindonesia.com.

Ulum mengatkan hal tersebut saat menjawab pertanyaan dari  Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ronald Worotikan. Ia mengakui meminta uang tersebut dan langsung diberikan oleh Ending sebesar Rp2 juta.

“Saya minta uang kopi, gitu saja. Seingat saya Rp 2 juta,” ucap Ulum.

Ulum kerap mengelak saat dicecar pertanyaan dari jaksa perihal uang kopi itu. Jaksa ingin mengklarifikasi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Ulum saat diperiksa penyidik KPK perihal orang-orang yang ikut bersamanya dalam pertemuan dimaksud.

Jawaban Ulum sempat berubah-ubah. Awalnya, Ulum mengaku kalau dia bersama dengan temannya, lalu meralat dan mengatakan dengan seseorang yang disebut ‘adiknya’. Lalu diubah lagi bahwa orang itu adik kandungnya. Namun, ketika didalami Jaksa, Ulum mengakui bahwa orang-orang yang bersamanya dalam pertemuan dengan Ending itu merupakan dua anak dari Imam.

Ulum juga mengakui kalau uang Rp2 juta pemberian Ending itu turut dibagikan kepada kedua anak Imam.

“Saya terima lalu saya bagikan ke anak-anak (Menpora),” tutur Ulum.

Ulum juga mengungkap pernah mengajukan proposal pribadi kepada Ending pada saat menjadi manajer sepak bola. Ending memberinya Rp 30 juta. “Saya mengajukan proposal pribadi sebagai manajer Kemenpora FC. Dapat Rp 30 juta,” pungkasnya.

Dalam putusan, Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy Imam Nahrawi disebuut menerima suap sebesar Rp11,5 miliar. Pemberian uang itu untuk Asisten Pribadi (Aspri) Imam Nahrawi, ‎Miftahul Ulum dan Staf Keprotolan Kemenpora, Arief Susanto. Uang tersebut diyakini untuk kebutuhan Imam Nahrawi meskipun pernah dibantah oleh ketiganya.

Selain itu, dalam putusan disebut Miftahul Ulum pernah menerima uang Rp2 miliar pada Maret 2018 di kantor KONI. Ulum juga terbukti menerima Rp500 juta pada Februari 2018 di ruang kerja Sekjen KONI.
suratkabar.id

Loading...
Loading...