Home Politik Temui Jokowi, Pemuda Pancasila Tawarkan Hal Penting Ini

Temui Jokowi, Pemuda Pancasila Tawarkan Hal Penting Ini

0
SHARE

RAKYAT JAKARTA – Organisasi Pemuda Pancasila bertemu dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, (5/11/18) dilansir dari tempo.co. Dalam pertemuan itu, mereka menawarkan bantuan.

“Kami menawarkan di beberapa aspek, mungkin kalau beliau (Jokowi) berkenan, bisa melalui salah satu departemennya, salah satu menterinya, bekerja sama dengan kami,” kata Yapto usai menemui Jokowi.

Yapto menuturkan, jika diminta membantu, Pemuda Pancasila siap menyampaikan konsep-konsep pelaksanaannya. Jika tawaran itu diterima, kata dia, bisa dijadikan program pemerintah Menurut Yapto, bantuan yang ditawarkan organisasinya bisa untuk segala aspek, dari ekonomi, sosial, politik, ideologi, sampai pertahanan keamanan nasional.

Ia mengatakan, Pemuda Pancasila memiliki banyak kader yang bisa menjadi tenaga ahli untuk membantu pemerintah mempercepat pembangunan. Namun, ia tak menampik selama ini kadernya banyak yang terlibat urusan kriminal.

Baca Juga: Gerah Sering Difitnah, Jokowi: 9 Juta Masyarakat Indonesia Masih Percaya Kalau Saya PKI

“Anggota saya bermacam-macam. Ambil contoh, dibilang PP itu anak-anak haram jadah, anak-anak brengsek, apa segala macem kriminal, dibilang dulu gitu kan, pikiran Anda juga gitu kan,” katanya.

“Justru saya bilang sama penjabat, yang kami kumpulkan ini orang-orang yang Anda bilang itu haram jadah, tapi mencari sajadah, mencari kebenaran,” dia menambahkan.

Ia mencontohkan, jika ada anggotanya yang merampok, organisasinya bisa membantunya dengan melibatkan mereka dalam kegiatan apel untuk mengamankan sebuah daerah supaya tidak sempat merampok.

Dikutip dari tribunnews.com, meskipun menawarkan bantuan kepada Jokowi, Yapto menegaskan organisasinya netral di Pemilihan Presiden 2019.

“Kita enggak ada, kan bebas, anggota saya ada di mana-mana,” kata Yapto usai pertemuan tertentu dengan Presiden Jokowi.

“Kita enggak ada, kan bebas, anggota saya ada di mana-mana,” kata Yapto usai pertemuan tertentu dengan Presiden Jokowi.

“Anggota saya ada yang di Gerindra. Ada yang di PPP, ada yang di Golkar dukung beliau,” tambah dia.

Jika Pemuda Pancasila berpihak kepada salah satu calon, menurut dia, organisasinya akan membuat masyarakat Indonesia semakin terpecah belah.

“Saya tidak mau Pemuda Pancasila pecah. Biarkan mereka mempunyai pilihannya masing-masing,” ujar Yapto.

Menurut dia, Pemuda Pancasila justru ingin membantu mewujudkan Pilpres 2019 yang damai dan sejuk. Hal itu juga turut dibahas saat bertemu Presiden Jokowi.

“Presiden mengingatkan bahwasanya bangsa kita harus bersatu, bersama-sama maju ke depan. Jadi jangan kita ini, karena hoaks ribut. Kita punya banyak tantangan ke depan,” ujar Japto.

Pada pertemuan ini, Jokowi didampingi Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Sementara Yapto ditemani sejumlah pengurus Pemuda Pancasila.

Pengurus Pemuda Pancasila yang ikut hadir antara lain Waketum Bidang Organisasi dan Kaderisasi Pemuda Pancasila Bambang Soesatyo dan Wakil Ketua Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila Yorrys Raweyai.

 
suratkabar.id

Loading...
Loading...