Home Politik Soal Ucapan Selamat Ketum PSI atas Bergabungnya BTP ke PDIP, Sujiwo Tejo...

Soal Ucapan Selamat Ketum PSI atas Bergabungnya BTP ke PDIP, Sujiwo Tejo Beri Komentar Nyelekit

0
SHARE

RAKYAT JAKARTA – Budayawan Sujiwo Tejo buka suara menanggapi masuknya Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Ia awalnya menanggapi pemberitaan di media soal komentar Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie.

Grace, seperti yang dilansir dari laman Tribunnews.com pada Kamis (11/2/2019), mengomentari soal bergabungnya mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut ke partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri. Dalam pemberitaan, Grace memberi ucapan selamat kepada BTP.

“Istri baru, partai baru, selamat menempuh hidup baru Pak Ahok. Doa kami selalu menyertaimu,” ujar Grace Natalie, pada Jumat (8/2) lalu.

Menanggapi hal itu, Sujiwo Tejo melalui akun Twitter-nya, meminta konfirmasi Ketum PSI. Menurut sang budayawan, dalam ucapannya ada sedikit keanehan. Apakah benar yang dimaksud dalam ucapan Grace merujuk pada sikap PSI yang dulu selalu mendapat dukungan Ahok, sekarang justru ‘dikhianati’.

Ucapan @grace_nat ke Ahok ini kok agak gimanaaaa gitu… Aku bukan perempuan sih tp ada buaaanyak perempuan dlm jiwaku. Grace seperti ingin bilang “Pak Ahok dulu waktu Sampeyan dikuyo2, partai kami lho yg babak belur pasang badan. Kok sekarang?” Bener nggak sih Grace? Heuheu,” cuit Sujiwo Tejo.

Baca Juga: Respons Pedas Golkar Tanggapi Ahok yang Lebih Memilih Gabung dengan PDIP

Namanya disinggung dengan komentar menohok oleh Sujiwo Tejo, hingga berita diturunkan Grace belum juga mengeluarkan suara untuk memberikan tanggapan.

Diberitakan sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok telah resmi menjadi kader partai berlambang banteng bermoncong putih. Hal tersebut seperti yang diungkapkan langsung oleh Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno.

“Saya mendapat info, Ahok sudah punya KTA (Kartu Tanda Anggota). Jadi secara administratif sudah tak ada soal,” ungkap Hendrawan ketika dimintai konfirmasi melalui pesan singkat, pada Jumat (8/2), seperti yang dikutip Tribunnews.com dari laman Kompas.

Ia mengungkapkan, apabila ditinjau dari pemahaman ideologi, sedianya Ahok sendiri telah menjadi kader PDIP jauh sebelum ini. Hendrawan menilai, Ahok dan PDIP sama-sama memiliki pemahaman ideologi Pancasila.

Hal senada juga disuarakan staf BTP, Ima Mahdiah. Ia menegaskan bahwa BTP telah resmi menjadi kader PDIP sejak tanggal 26 Januari lalu. “Dari 26 Januari udah punya (KTA). Sebelumnya sudah menghadap ke Bu Megawati (Soekarnoputri). Langsung minta ijin masuk PDIP. Masuk keinginan sendiri,” jelas Ima ketika dihubungi.


suratkabar.id

Loading...
Loading...