Home Politik Soal Dukungan dari NU, Kiai Ma'ruf: Ini Malapetaka Saya Kira

Soal Dukungan dari NU, Kiai Ma'ruf: Ini Malapetaka Saya Kira

0
SHARE

RAKYAT JAKARTA – KH Ma’ruf Amin mengkhwatirkan friksi kiai Nahdlatul Ulama (NU) struktural dan kultural. Menurutnya, pembagian ini dapat memecah suara NU di Pilpres 2019 mendatang.

Perbedaan arah dukungan antara kiai NU struktural dan kultural di tahun politik merupakan hal yang lazim terjadi. Meski begitu, Kiai Ma’ruf menganggapnya sebagai ancaman.

Oleh karena itu, ia ingin pemisahan tersebut segera diakhiri. Ma’ruf khawatir, adanya friksi kiai NU struktural dan kultural dapat mempengaruhi dukungan kiai NU terhadap dirinya di Pilpres 2019 mendatang.

“Ini malapetaka saya kira. Saya datang ke sini memang ingin mendapat dukungan. Jangan sampai saya diposisikan sebagai NU struktural, kemudian NU kulturalnya tidak mau mendukung, ujar Ma’ruf ketika bersilaturahmi¬†ke Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah, Mojokerto asuhan KH Asep Saifuddin Chalim, Rabu (12/9/2018), dilansir jawapos.com.

Baca juga: Sandiaga Minta Kepala Daerah Tak Terlibat Kampanye, Ridwan Kamil: Tolong Ngaca Dulu

Untuk itu, Ma’ruf meminta kepada Kiai Asep untuk membuatkan langkah yang dapat mengakhiri friksi tersebut dan menyatukan kiai NU. Ma’ruf juga menegaskan, NU merupakan milik semua kiai dan warga Nahdliyin, baik struktural maupun kultural.

“NU itu didirikan kiai, karena itu NU milik kiai, baik struktural maupun kultural. Sebenarnya yang struktural itu cuma sopir, yang membawa, mengendalikan, bukan pemilik NU. Tapi yang punya NU itu kiai-kiai, termasuk kiai-kiai kultural,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ma’ruf mengatakan bahwa kedatangannya adalah untuk memohon dukungan, bukan sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

“Saya selama ini berada di jalur kultural melalui NU, melalui MUI. Nah sekarang mau masuk ke pemerintahan, jadi bergeser sedikit. Mudah-mudahan langkah ini membawa maslahat lebih besar,” ujar Ma’ruf.

Kekhawatiran cawapres Joko Widodo (Jokowi) ini cukup berasalan jika mengingat Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur. Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang saat itu didukung penuh para kiai NU struktural kalah telak dari Khofifah Indar Parawansa yang didukung oleh kiai NU kultural. Apalagi, jumlah kiai kultural lebih banyak dibanding kiai struktural.
suratkabar.id

Loading...
Loading...