Home Politik Sidang Kedua Ujaran ‘Idiot’, Ahmad Dhani Sampaikan Nota Keberatan

Sidang Kedua Ujaran ‘Idiot’, Ahmad Dhani Sampaikan Nota Keberatan

0
SHARE

RAKYAT JAKARTA – Ahmad Dhani Prasetyo yang merupakan terdakwa kasus pencemaran nama baik lewat ujaran idiot dijadwalkan menjalani sidang keduanya di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, pagi ini Selasa (12/02/2019). Agenda sidang kedua pagi ini adalah penyampaian eksepsi atau nota keberatan yang disampaikan pihak Dhani berkenaan dakwaan pada sidang pertama di minggu lalu.

“Sudah persiapan, sudah matang juga,” tutur Sahid, salah satu kuasa hukum pentolan gerakan #2019GantiPresiden tersebut kepada pers. Demikian dilansir dari CNNIndonesia.com, Selasa (12/02/2019).

Pada sidang perdana lalu, musisi grup band Dewa 19 itu didakwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rachmat Hari Basuki melanggar Pasal 27 Ayat (3) UU ITE Tahun 2016 tentang Pencemaran Nama Baik.

Dhani juga didakwa dengan Pasal 45 Ayat 3 juncto Pasal 27 Ayat (3) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang UU ITE.

Merespon hal itu, pihak kuasa hukum Dhani mengatakan dakwaan JPU itu tak jelas dan terkesan kabur.

Baca juga: Datangi PT DKI Demi Ahmad Dhani, Fadli Zon Sebut Cari Keadilan Bukan Intervensi

“Dari dakwaannya kabur. Pasal 27 ayat 3 itu kan harus disebut nama orang per orang, kalau organisasi harus disebut organisasinya, enggak jelas gitu,” beber Sahid kemudian.

Sementara itu, istri Dhani, Mulan Jameela disebut akan turut mendampingi Dhani saat menjalani sidang keduanya ini.

Mantan vocalist duo Ratu itu diketahui telah berada di Surabaya sejak Senin (11/02/2019) kemarin. Ia juga sempat membesuk kader Partai Gerindra tersebut di Rutan Kelas 1 Surabaya, Medaeng, Sidoarjo.

“Mbak Mulan akan mendampingi,” ujar Sahid.

Kasus ini berawal sewaktu Dhani membuat vlog yang bermuatan ucapan ‘idiot’ saat ia berencana menghadiri deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya, pada 26 Agustus 2018 lalu.

Dhani kemudian dilaporkan oleh aktivis Koalisi Bela NKRI ke Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim). Pelapor merupakan salah satu elemen yang berdemo menolak deklarasi #2019GantiPresiden.

Sebelumnya, Dhani juga telah divonis bersalah dalam kasus ujaran kebencian bermuatan SARA. Dia divonis majelis hakim PN Jakarta Selatan satu tahun dan enam bulan penjara. Pihak kuasa hukum Dhani telah mengajukan naik banding.

Dhani Mungkin Dipindah ke Rutan Surabaya

Lebih lanjut, mengutip BeritaSatu.com, karena Dhani kini mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, jaksa mengupayakan agar ia dipindahkan ke Rutan Surabaya. Pemindahan tersebut dianggap lebih baik untuk dilakukan agar tetap bisa menjalani proses peradilan di sana.

“Sesuai prosedur normatif, tim jaksa PN Surabaya akan berkoordinasi dengan jaksa PN Jakarta Selatan sebagai eksekutor Ahmad Dhani untuk memindahkannya ke Surabaya selama masa peradilan di Surabaya, lantaran kehadiran Dhani saat persidangan kasus vlog Idiotnya di Surabaya dirasakan penting,” ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Richard Marpaung saat dihubungi sejumlah media, Selasa (29/01/2019).

Ditambahkan Richard, sambil menunggu berkasnya selesai dan jadwal sidang ditetapkan di Surabaya, tim Kejari Surabaya akan tetap menganjurkan Dhani tetap berada di Jakarta.

“Karena jadwal sidangnya di sini belum keluar, maka Dhani akan tetap di sana (Jakarta). Nanti kalau jadwalnya sudah keluar, maka kami akan berkoordinasi dengan Kejaksaan di sana untuk memindahkan Dhani ke Rutan Surabaya untuk mempermudah proses peradilannya,” tegas Richard.

Kasus di Surabaya bermula sewaktu dia tertahan di hotel karena massa penolak Deklarasi 2019 Ganti Presiden dan menggelar aksi di depan hotel. Akibatnya, Dhani tak bisa bergabung dengan kelompoknya di sekitar Monumen Tugu Pahlawan Surabaya.

Saat itu, Dhani membuat vlog di depan Hotel Majapahit tempatnya menginap dengan menggunakan kata-kata idiot sambil mengarahkan kameranya ke sejumlah masa dari Banser yang tengah berunjuk rasa.

Setelah itu Dhani dilaporkan seorang anggota ormas yang menganggap vlognya telah melukai ormas terkait. Hingga kini berkas kasus Dhani di kota kelahirannya itu tengah digarap oleh Kejaksaan Negeri Surabaya.
suratkabar.id

Loading...
Loading...