Home Berita “Semakin Jelas Ada Kekuasaan Yang Melindungi Ahok” Pelapor Kasus Ahok Curiga JPU...

“Semakin Jelas Ada Kekuasaan Yang Melindungi Ahok” Pelapor Kasus Ahok Curiga JPU Diintervensi

0
SHARE
Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) persidangan kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama, Ali Mukartono (kiri) membacakan tuntutan pada sidang lanjutan tersebut di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (20/4). Sidang tersebut beragendakan pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww/17.

Rakyat Jakarta –¬†Salah satu pelapor kasus penodaan agama, Pedri Kasman mengaku kecewa dengan tuntutan satu tahun Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap Basuki ‘Ahok’ Tjahaja Purnama

Sekretaris Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah itu tidak percaya JPU hanya berani menuntut Ahok dengan hukuman yang dinilainya terbilang ringan.

“Saya atas nama pelapor, Pedri Kasman, sebagai angkatan muda Muhammadiah, kami sangat kecewa dengan tuntutan yang dibacakan oleh JPU,” ucap Pedri kepada wartawan di lokasi persidangan Ahok, Kamis (20/4).

Pedri menduga JPU telah diintervensi dalam menentukan tuntutan terhadap Ahok. JPU terkesan tidak independen dan cenderung membela terdakwa.

“Artinya, kami memandang JPU diduga keras telah diintervensi besar-besaran oleh kekuasaan atau kekuatan lain. Bisa dilihat dengan jelas, JPU tidak independen dan bahkan kami melihat seolah jaksa pembelanya Ahok,” paparnya.

Dalam sidang ke-19 itu, JPU menuntut Ahok satu tahun penjara dengan masa percobaan selama dua tahun. Artinya, jika selama waktu tersebut Ahok tidak mengulangi perbuatannya, maka dapat dibebaskan dari masa hukuman.

Sidang selanjutnya pada Selasa (25/4) depan dengan agenda pembacaan nota pembelaan (pledoi) dari pihak kuasa hukum terdakwa.

Loading...
Loading...