Home Politik Sebut Akan Stop Impor, Tim Pemenangan Justru Sibuk Ralat Pernyataan Prabowo

Sebut Akan Stop Impor, Tim Pemenangan Justru Sibuk Ralat Pernyataan Prabowo

0
SHARE

RAKYAT JAKARTA – Calon presiden Prabowo Subianto sempat membuat gempar karena berjanji akan menyetop semua impor jika terpilih jadi presiden nanti. Pasalnya, sulit dibayangkan ada negara di era perdagangan bebas ini yang tidak mengimpor satu barang pun.

Namun, ternyata rencana Prabowo tak seekstrem itu. Menurut Koordinator Juru Bicara Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Dahnil Anzar Simanjuntak, calon presiden nomor urut 02 itu hanya berbicara mengenai komoditas.

Dahnil menjelaskan, apabila terpilih nanti, Prabowo akan memastikan pemerintahannya tidak membiarkan laku impor pangan dengan tujuan rente. Prabowo, lanjut dia lagi, tidak akan melakukan kebohongan data supply komoditi seolah-olah pangan mengalami kelangkaan yang mengorbankan petani.

“Sejak awal, visi Prabowo adalah fokus pada keunggulan komparatif Indonesia di sektor pertanian untuk memastikan kecukupan supply pangan dalam negeri. Meninggikan kesejahteraan petani dan melakukan modernisasi pertanian Indonesia,” kata dia melalui akun Twitternya, @Dahnilanzar, Senin (5/11/18) dilansir dari jpnn.com.

Baca Juga: Lagi! Keluarkan Pernyataan Kontroversial, Prabowo Sebut Tak Akan Impor Apapun Jika Terpilih

Dia menambahkan, Prabowo hanya melakukan impor komoditi dan produk ketika terjadi real scarcity atau kelangkaan yang nyata.

“Namun, bila impor terus karena tujuan rente melalui artificial scarcity harus dihentikan, dengan memperbaiki data dan kepemimpinan yang kuat,” tegas dia.

Kemudian, di 100 hari kepemimpinan bersama Sandiaga Uno, Prabowo akan mempersiapkan jalan revitalisasi pertanian dan energi menuju kedaulatan pangan dan meninggikan kesejahteraan petani untuk memastikan impor pangan berkurang.

Sementara itu dilansir dari kompas.com, Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Fadli Zon, menilai pernyataan capresnya ihwal janji tak akan impor apapun jika menjadi Presiden telah dipelesetkan.

“Ini juga banyak dipelesetkan karena kalimat itu tidak diambil secara utuh. Yang dimaksud oleh Pak Prabowo tentu tidak semuanya,” kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/11/18). Ia mengatakan, tidak mungkin Indonesia tak mengimpor apapun karena tak mungkin semuanya diproduksi sendiri.

 
suratkabar.id

Loading...
Loading...