Home Politik Pidato Jokowi Jadi Kode Keras Soal Pendampingnya di Pilpres 2019, Inikah Sosoknya?

Pidato Jokowi Jadi Kode Keras Soal Pendampingnya di Pilpres 2019, Inikah Sosoknya?

0
SHARE

RAKYAT JAKARTAPresiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa aset bangsa adalah persaudaraan. Bila dicermati, pernyataan sepert itu juga pernah disampaikan oleh Tuan Guru Bajang (TGB) M Zainul Majdi.

Jokowi menyampaikan pidato tersebut dalam acara silaturahmi dengan Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi).

“Karena aset besar Indonesia adalah persaudaraan, kerukunan, persatuan. Karena kita memang diberikan anugerah Allah SWT berbeda dan beragam, majemuk. Inilah yang dikagumi negara lain terutama Islam. Karena betapa kita berbeda adat suku tradisi agama tapi Indonesia tetap rukun bersatu hidup berdampingan,” begitu penggalan pidato Jokowi, dikutip Okezone, Selasa (10/7/2018) malam.

Pidato Jokowi tersebut disinyalir sebagai kode keras mengenai sosok calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampinginya nanti.

Sebab, sebelum acara tersebut, Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin mengungkapkan, Jokowi akan memberikan kode tentang sosok cawapresnya.

Baca juga: 3 Tokoh yang Dulu Jadi Timses Prabowo Tapi Kini Merapat ke Jokowi

Sementara pernyataan TGB yang serupa dengan Jokowi pernah disampaikan melalui akun Instagram-nya.

Saat itu, dirinya menekankan agar tidak mengutip ayat-ayat perang dalam berkontestasi politik.

Di awal pernyataannya, TGB menekankan pula tentang betapa aset besar yang dimiliki bangsa Indonesia adalah persaudaraan.

Apa aset kita yang tidak terlihat sebagai bangsa? Aset yang tidak terlihat itu adalah persaudaraan dan persatuan kita sebagai bangsa. Kita ini bersaudara. Apakah bapak-bapak berani mengatakan bahwa anda adalah yang haq, sementara lawan politik adalah yang bathil seperti kafir Quraisy? Siapa yang berani? Kalau saya tidak berani. . .,” demikian penggalan pernyataan TGB.

Sementara itu, Wasekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ahmad Baidowi mengatakan, kode yang disampaikan Jokowi mengenai sosok cawapresnya menandakan cuaca semakin cerah.

Istilah tersebut awalnya diungkapkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, yang menunggu cuaca cerah untuk mengumumkan cawapres Jokowi. Loading…
suratkabar.id

Loading...
Loading...