Home Politik Pertemuan JK, Try Sutrisno, Anies dan Mahfud MD Jadi Sorotan, Apa yang...

Pertemuan JK, Try Sutrisno, Anies dan Mahfud MD Jadi Sorotan, Apa yang Dibahas?

0
SHARE

RAKYAT JAKARTA – Jusuf Kalla (JK) selaku Wakil Presiden RI mengundang sejumlah tokoh terkemuka nasional di rumah dinasnya. Pertemuan yang jadi sorotan tersebut tak hanya menjadi ajang silaturahmi saja, tapi juga membahas mengenai persatuan bangsa.

Dilansir dari laporan Detik.com, Kamis (23/05/2019), pertemuan digelar di rumah dinas Wakil Presiden, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, hari ini. Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno, Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan Mahfud MD, Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu’thi dan Ketua ICMI Jimly Asshiddiqie tampak ikut hadir dalam perjumpaan itu.

Selain itu, hadir juga Mantan Ketua MK Hamdan Zoelva, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, MenPAN-RB Syafruddin, dan Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin.

Kendati tak ada saat wartawan mengambil gambar, namun diketahui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua PBNU Said Aqil Siradj dikabarkan datang menyusul.

Mereka kemudian duduk dalam satu ruangan. JK diketahui duduk di depan bersama dengan Try Sutrisno.

Baca juga: Aksi 22 Mei Jatuhkan 6 Korban Jiwa, Prabowo Sampaikan Bela Sungkawa

Pertemuan tersebut digelar secara tertutup dari media massa. Seusai gelaran pertemuan, mereka akan menjelaskan hal-hal yang dibahas.

Minta Prabowo-Sandiaga Ikut Tenangkan Masyarakat

Mengutip CNNIndonesia.com, sebelumnya JK meminta pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ikut menenangkan masyarakat, menyusul aksi massa yang menyebabkan korban luka dan tewas pada Selasa (21/05/2019) malam.

“Tentu kita harapkan hal yang sama semuanya, semua pemimpin bangsa termasuk Pak Prabowo, Pak Sandi, untuk ikut serta menenangkan masyarakat,” ungkap JK di kantor wakil presiden, Jakarta, Rabu (22/05/2019).

JK juga berharap para tokoh dari masing-masing calon dalam pilpres segera melakukan pertemuan dan berdialog demi meredam situasi yang terjadi. Wapres JK mengaku tengah melobi sejumlah pihak untuk mengupayakan pertemuan antartokoh tersebut.

“Tentu pemerintah siap untuk berdialog dengan semua tokoh karena tujuannya sama untuk kedamaian dan kemakmuran. Itu prioritas. Saya lagi usahakan untuk ada pertemuan-pertemuan tokoh,” ucapnya.

JK melanjutkan, dalam kondisi seperti sekarang ini,  peran dari para tokoh sangat penting untuk meredam gejolak di masyarakat. Ia menyayangkan aksi massa semalam yang diduga telah disusupi banyak kepentingan.

“Kita harapkan masyarakat tenang karena ini keliatannya yang ikut serta sudah bermacam-macam, banyak kepentingan, ada kepentingan politik, kepentingan keagamaan, dan kepentingan ekonomi,” tukas JK.

Menurutnya, hal itu berdampak juga pada kondisi perekonomian Indonesia. Jika sampai terjadi krisis, imbuhnya, maka masyarakat pula yang akan terkena imbasnya.

“Kalau sampai terjadi kerusuhan, kerugiannya juga kepada kita semua, ekonomi kita, secara keseluruhan. Ingat peristiwa 1998 dan semua rakyat akan kena,” tegasnya.

JK pun mengingatkan pada polisi dan aparat keamanan lainnya untuk menyelesaikan konflik yang terjadi dengan damai tanpa kekerasan.

“Tapi apabila ada unsur masyarakat yang mulai menggunakan kekerasan tentunya tidak ada jalan lain selain secara bersama-sama menyelesaikan itu,” sebutnya menambahkan.
suratkabar.id

Loading...
Loading...