Home Politik Pengangkatannya sebagai Komisaris AP I Disebut Balas Jasa Jokowi, Ngabalin: Ini kan...

Pengangkatannya sebagai Komisaris AP I Disebut Balas Jasa Jokowi, Ngabalin: Ini kan Normal-Normal Saja

0
SHARE

RAKYAT JAKARTA – Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin buka suara terkait pengangkatan dirinya menjadi Anggota Dewan Komisaris PT Angkasa Pura I yang disebut-sebut sebagai balas jasa dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ngabalin, seperti yang dilansir dari laman Kompas.com, pada Kamis (19/7/2018), dengan tegas menampik penunjukan dirinya sebagai Komisaris Angkasa Pura disebut sebagai bentuk hadiah dari Jokowi lantaran selama ini telah membela mati-matian Jokowi dari berbagai macam berita miring.

Ia menglkaim pembicaraan terkait penunjukannya sebagai komisaris sudah dimulai sejak awal tahun 2018 lalu. Sementara itu, ia sendiri baru masuk ke Istana pada Mei 2018. Dan Ngabalin bersikeras mengatakan hal tersebut adalah sesuatu yang biasa.

“Sudah lama, awal-awal tahun ini sudah ada pembicaraan ini. Ini biasa saja. Ini tentu kepercayaan sama seperti orang lain diangkat jadi direktur, presiden, komisaris, dan lain-lain,” ujar Ngabalin, Kamis (19/7), seperti yang dikutip dari Kompas.com.

Meski demikian, ia menolak untuk buka suara memberikan informasi mendetail terkait proses penunjukannya hingga ia bisa diangkat sebagai Komisaris AP I. Menurutnya, semua proses berjalan dengan normal dan biasa.

Baca Juga: A.M. Ngabalin Diangkat Jadi Komisaris BUMN Angkasa Pura I

“Ini kan, proses pengangkatan dan pemberhentian seorang komisaris, kan, normal-normal saja. Yang jadi berita heboh itu karena ada Ali Mochtar Ngabalin,” tambah politisi dari kubu Golkar tersebut dengan tegas.

Lebih lanjut, Ngabalin mengaku, meski telah diangkat sebagai Komisaris AP I, namun dirinya tetap akan menjalankan tugasnya sebagai Tenaga Ahli Utama di Kedeputian IV KSP yang membidangi Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi.

Ia meyakini tugas utamanya di KSP tak akan terganggu dengan tanggung jawabnya saat mengemban jabatan baru sebagai Komisaris AP I. “Kalau komisaris kan, kerjanya adalah memberi tugas, pengawasan terhadap jalannya perusahaan. Memberi nasihat ke presiden direktur, dan para direktur,” ungkapnya.

Ali Mochtar Ngabalin sendiri diangkat menjadi Anggota Dewan Komisaris PT Angkasa Pura I, untuk menggantikan anggota yang lama, Selby Nugraha Rahman. Keputusan tersebut dilakukan langsung oleh Kementerian BUMN melalui pengumuman perubahan susunan Dewan Komisaris AP I.

Terkait pengangkatan Ali Mochtar Ngabalin menjadi Komisaris Angkasa Pura I, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon menilai hal tersebut merupakan bentuk hadiah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), lantaran selama ini selalu dibela oleh Ngabalin.

“Iya, mungkin ini hadiah (untuk Ngabalin karena membela Jokowi). Saya kira tepat, lah, istilah itu,” tukas Fadli yang ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Kamis (19/7), seperti yang dikutip dari Detik.com.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini juga terang-terangan mengkritik pengantkatan tersebut. Ia menyebut selama ini pemerintah terus menghadiahkan jabatan-jabatan profesional kepada pihak yang dianggap tak memiliki kompetensi di bidangnya.

“Sehingga akhirnya BUMN itu menjadi sapi perahan aja. BUMN menjadi tempat penampungan bagi tim sukses, eks tim sukses. Harusnya lebih banyak orang-orang profesional di bidangnya. Hasilnya kayak begini, BUMN kita amburadul, karena BUMN kita orang-orangnya bukan orang profesional,” tukas Fadli.
suratkabar.id

Loading...
Loading...