Home Politik Kwik Kian Gie Merapat ke Kubu Prabowo, PDIP: Tapi Percayalah…

Kwik Kian Gie Merapat ke Kubu Prabowo, PDIP: Tapi Percayalah…

0
SHARE

RAKYAT JAKARTA – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) buka suara terkait langkah Kwik Kian Gie yang lebih memutuskan merapat ke kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Hendrawan Supratikno, seperti yang dilansir dari laman CNNIndonesia.com pada Kamis (13/9/2018), menyatakan bahwa pihaknya tidak keberatan terkait hal tersebut. Pasalnya, PDIP menganut sistem demokratis.

“Kami demokratis, Itu pilihan pribadi,” jelas Hendrawan ketika dinintai konfirmasi terkait keputusan Kwik Kian Gie, Kamis (13/9).

Sebelumnya Prabowo Subianto menyatakan Kwik Kian Gie sudah bersedia menempati posisi sebagai penasihat ekonominya dalam pilpres mendatang. Menyoal hal tersebut, Hendrawan menegaskan Kwik memang memiliki hubungan baik dengan semua pihak, termasuk kubu Prabowo-Sandiaga.

Ia menuturkan bahwa Kwik memiliki kedekatan dengan ayah Prabowo, Soemitro Djojohadikusumo, lantaran keduanya pernah sama-sama menempuh pendidikan di Nederlandche Economiche Hogeschool, Rotterdam, Belanda.

Baca Juga: Ribuan Mahasiswa Riau Tuntut Jokowi Diturunkan, Ini Kata PDIP

Dan tidak hanya itu saja. Hendrawan mengungkapkan bahwa anak sulung Kwik Kian Gie, Kwik Inghie memiliki hubungan persahabatan dengan Sandiaga Salahuddin Uno.

“Jadi Pak Kwik memberi nasihat kepada semua pihak yang mau menggunakan buku platform ekonomi yang sudah disusunnya, dan ‘dipasarkan’ kepada para paslon sejak Pilpres 2009 lalu,” ungkap Hendrawan.

Lebih lanjut, Hendrawan meyakini bahwa Kwik Kian Gie akan tetap menjadi kader kawakan di PDIP yang telah terbukti integritasnya. Ia menegaskan, loyalitas Kwik terhadap partai berlambang banteng tersebut tidak pernu diragukan lagi.

Ia menambahkan, ideologi ekonomi kerakyatan yang diupayakan oleh mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri pada era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tersebut tetap lebih kental dengan PDIP.

“Tetap sebagai kader utama, kader senior. Tapi percayalah, loyalitas, dan integritasnya sudah teruji,” ujarnya. “Ini perjuangan ideologi ekonomi. Pak Kwik akan selalu lebih dekat dengan kami, karena hampir semua sahabatnya kan, masih di PDIP,” imbuh Hendrawan.

Satu suara dengan Hendrawan Supratikno, politisi PDIP Eva Kusuma Sundari mengungkapkan keputusan Kwik Kian Gie untuk merapat ke kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno adalah hak pribadi secara personal yang tidak pernu dipermasalahkan.

“Itu sah saja, banyak juga politisi lain yang migrasi ke kubu lain,” ujar Eva.

Namun demikian, Eva meyakini bahwa perpindahan dukungan Kwik ke kubu Prabowo-Sandiaga bukan dikarenakan pertimbangan ideologi, melainkan disebabkan faktor politis.

“Menurutku Pak Kwik Kian Gie mungkin bukan karena pertimbangan ideologi (berpindah dukungan), tapi (faktor) yang lainnya,” tambah Eva.

Eva hanya mengaku merasa heran dengan keputusan yang diambil Kwik. Pasalnya, selama ini, ia meyakini Kwik memiliki pemikiran yang lebih dekat dengan pemikiran Soekarno dalam perekonomian.

“Ini soal prefensi politik dan ideologi. Agak aneh sih jika berubah, bagi barisan Soekarno maka Jokowi yang nyata ada di garis Soekarnoisme,” pungkasnya.

Poling #Pilpres2019 SuratKabar.idJika Pilpres 2019 dilaksanakan hari ini, pasangan mana yang akan anda pilih?

Klik ‘Vote!’ untuk melihat hasil polling sementara.


suratkabar.id

Loading...
Loading...