Home Politik Gara-Gara 3 Detik Halangi Pandangan Warga, Ini yang Dilakukan Kim Jong Un...

Gara-Gara 3 Detik Halangi Pandangan Warga, Ini yang Dilakukan Kim Jong Un pada Fotografer Pribadinya

0
SHARE

RAKYAT JAKARTA – Kim Jong Un dilaporkan tidak terima dengan sikap fotografer pribadinya yang dianggap telah menghancurkan martabat tertingginya. Pasalnya sang juru foto tersebut sempat menutupi pandangan warga terhadap dirinya selama tiga detik.

Fotografer yang diketahui memiliki nama keluarga Ri, seperti dilansir Jawapos.com dari Daily Mail pada Sabtu (23/3/2019), dipecat secara resmi akibat perbuatannya tersebut. Menurut sumber Pyongyang, ia terbukti bersalah lantaran flash kamera menutupi leher Kim Jong Un dari pandangan warga di depannya.

Selain itu, Ri juga disalahkan karena dirinya telah melakukan pelanggaran terhadap aturan bagi fotografer. Adapun aturan tersebut adalah larangan fotografer untuk berada di dalam jarak 2 meter dari Kim Jong Un.

Akibat semua itu, Ri (47), harus merelakan jabatannya sebagai fotografer pribadi pemimpin utama Korea Utara. Ia bahkan didepak dari Partai Buruh Korea. Dan ini secara efektif membuat status kewarganegaraan Ri turun menjadi warga negara kelas dua.

Baca Juga: 6 Foto Muda Pesohor Dunia, Ada Kim Jong Un yang Super Imut Sampai Donald Trump dengan Tatapan Penuh Pesona

Insiden ini menjadi kejatuhan yang terbilang cukup parah bagi karier seorang pria yang sebulan sebelumnya masih mendapat kepercayaan untuk mengabadikan pertemuan puncak antara Kim Jong Un dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang diselenggarakan di Hanoi, Vietnam.

Adapun insiden flash kamera Ri yang sampai menutupi pandangan warga terhadap sang pemimpin terjadi ketika Kim Jong Un berdiri di depan umum dalam Pemilihan Umum Korea Utara yang digelar pada 10 Maret lalu. Kim Jong Un datang untuk memberikan hak suaranya.

Ketika Kim berhenti untuk menyapa warga yang berkerumun di depannya, tanpa disangka Ri tiba-tiba melangkah di hadapannya guna mengambil foto. Ketika kejadian, ada kamera lain di belakang jejalan warga yang mengabadikan momen tersebut. Foto itu kemudian disiarkan melalui televisi pemerintah.

Sebuah sumber yang mengetahui situasi tersebut memberikan tanggapan kepada surat kabar online yang berbasis di Korea Utara, Daily NK. Menurut mereka, apa yang dilakukan Ri dapat dianggap sebagai tindakan antipartai. Hal itu dinilai merusak martabat tertinggi partai.

Sementara itu menurut sumber lain, Ri langsung dipecat segera setelah insiden tersebut.

Pemilihan Umum di Korea Utara yang umumnya dianggap penuh dusta, dengan Partai buruh yang berkuasa baru-baru ini berhasil memenangkan 607 kursi dari total 687 kursi di majelis Rakyat Tertinggi.
suratkabar.id

Loading...
Loading...