Home Politik Ganas! Pria Diduga Kepala Daerah Ngamuk-Ngamuk di Klub Malam, Penyebabnya Diluar Dugaan

Ganas! Pria Diduga Kepala Daerah Ngamuk-Ngamuk di Klub Malam, Penyebabnya Diluar Dugaan

0
SHARE

RAKYAT JAKARTA – Seorang pria yang diduga Bupati Papua dikabarkan mengamuk di salah satu klub malam di Kota Makassar pada Sabtu (5/1) malam. Kejadian tersebut berhasil diabadikan seorang pengUjung atau karyawan dari Sky Lounge Hotel Swiss Bell dan langsung viral di media sosial.

Pria tersebut, seperti dilansir dari laman Tribunnews.com pada Minggu (6/1/2019), rupanya memaksa band pengiring Sky Lounge untuk memainkan lagu yang ia request. Akan tetapi permintaannya belum dipebuhi, sehingga ia naik pitam dan menaiki panggung lalu merusak sebagian alat musik.

Beberapa pengUjung, termasuk security hotel langsung melerai pria yang mengaku sebagai bupati tersebut. Begitu situasi mulai dingin, pemain band dan sejumlah karyawan yang sempat terkena pukulan pria itu beramai-ramai mendatangi Polsekta Ujung Pandang guna melaporkan kejadian tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes Pol Dicky Sondani, mengaku pihaknya belum dapat memastikan dalang di balik kericuhan yang terjadi di Sky Lounge Hotel Swiss Bell Makassar di Jalan Pasar Ikan, Sabtu malam. Namun ia membenarkan adanya laporan dari korban pemukulan.

“Sudah kita periksa sejumlah saksi dan korban terkait keributan itu. Dari keterangan sejumlah saksi, ada seseorang pengUjung live music di Gravity Swiss Bell yang tidak puas karena ada lagu yang dipesan tidak bisa dinyanyikan oleh penyanyi,” jelas Kombes Pol Dicky Sondani, Minggu (6/1).

Baca Juga: Terbongkar! Oknum Polwan Kirim Gambar Syur ke Napi, Ini Fakta Tak Terduga Brigpol DS. Ternyata…

“PengUjung ini marah-marah dengan memukul penyanyi perempuan dan pemain keyboard. Setelah itu, pelaku melarikan diri. Penyanyi melaporkan kasus pemukulan terhadap dirinya ke Polsek Ujung Pandang. Polisi sedang menyelidiki kasus tersebut,” jelas Dicky lebih lanjut.

Ia kemudian meminta kepada semua pihak untuk tetap tenang dan mengedepankan asas praduga tak bersalah. Pasalnya, pihak kepolisian masih belum mengetahui identitas pelaku keributan dan pemukulan. Saat ini polisi masih terus melakukan penyelidikan atas kasus itu.

“Kita belum tahu status pengUjung yang ngamuk tadi malam di Swiss Bell. Kita tunggu hasil lidik polsek Ujung Pandang. Tolong semua pihak menjunjung asas praduga tak bersalah. Kalau sudah jelas siapa pelakunya, akan kita release,” pungkas Dicky.

Lihat videonya di bawah ini:


suratkabar.id

Loading...
Loading...