Home Politik Eggi Sudjana Resmi Ditangkap, Kuasa Hukum Proteskan Kejanggalan di Baliknya

Eggi Sudjana Resmi Ditangkap, Kuasa Hukum Proteskan Kejanggalan di Baliknya

0
SHARE

RAKYAT JAKARTA – Menurut informasi yang didapatkan dari Pitra Romadoni Nasution selaku Kuasa Hukum Eggi Sudjana, kliennya ditangkap penyidik Polda Metro Jaya setelah diperiksa selama 13 jam sejak Senin (13/05/2019) pukul 16.30 WIB. Penangkapan itu dilakukan berdasarkan surat dengan nomor register B/7608/V/RES.1.24/2019/Ditreskrimum.

“Bersama ini diberitahukan bahwa Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada 14 Mei 2019 telah melakukan penangkapan terhadap seorang laki-laki dengan nama DR. Eggi Sudjana, SH, M.Si,” demikian isi surat penangkapan tersebut, seperti dikutip dari  reportase Kompas.com, Selasa (14/05/2019).

Di dalam surat itu juga tertulis bahwa penangkapan Eggi ini bersangkutan dengan kasus makar.

“Dalam kasus tindak pidana kejahatan keamanan negara/makar dan atau menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat dan atau menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berlebihan atau yang tidak lengkap,” demikian yang tertera dalam surat tersebut.

Dalam surat itu juga tertulis, Eggi dijerat Pasal 107 KUHP dan/atau Pasal 110 KUHP jo Pasal 87 KUHP dan/atau Pasal 14 Ayat 1 dan Ayat 2 dan/atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Baca juga: Tersangka yang Ancam Penggal Kepala Presiden Ternyata Berencana Menikah Setelah Lebaran

Meskipun begitu, pihak kepolisian belum mengkonfirmasi perihal surat penangkapan tersebut. Menurut Kuasa hukum Eggi, Pitra Romadoni Nasution, kliennya masih berada di dalam ruangan penyidik Polda Metro Jaya hingga Selasa (14/05/2019) pukul 07.00 WIB untuk dimintai keterangan sebagai tersangka makar sehubungan seruan people power.

“Saat ini beliau belum diperbolehkan pulang sejak dibacakan surat penangkapannya oleh petugas kepolisian,” tukas Pitra di Polda Metro Jaya, Selasa (14/05/2019).

Penilaian Pitra, surat penangkapan yang dikeluarkan saat Egginya sendiri masih menjalani pemeriksaan adalah janggal. Sedangkan, Eggi ditetapkan sebagai tersangka dugaan makar berkenaan dengan seruan people power.

Polisi memiliki bukti awal yang cukup untuk menaikkan status Eggi dari “saksi” menjadi “tersangka”. Hal itu didapatkan setelah pemeriksaan saksi-saksi hingga barang bukti.

Diberitakan sebelumnya, Eggi dilaporkan oleh Suryanto, relawan Jokowi-Ma’ruf Center (Pro Jomac). Laporan itu teregister pada 19 April 2019 dengan tuduhan makar. Menanggapi penetapan tersangka tersebut, Eggi pun lantas mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jumat (10/05/2019). Lewat kuasa hukumnya, Eggi juga telah resmi mengajukan praperadilan terkait status tersangka dalam kasus dugaan makar tersebut.

Kasus yang menjerat Eggi itu diketahui berawal dari laporan berkenaan pernyataannya soal ‘people power’ saat berorasi di depan rumah capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta selatan, beberapa waktu lalu.

Ditangkap Saat Diperiksa

Lebih lanjut, menukil CNNIndonesia.com,  Pitra menilai surat penangkapan yang dikeluarkan terhadap kliennya itu tidak adil. Bahkan ia menduga kasus yang menjerat kliennya ini sudah bukan lagi berada di ranah hukum melainkan menuju ke arah politik.

“Kalau berbicara konteks hukum, kita berbicara pasal, dari segi pasal saja sudah berubah dari yang dilaporkan dan dipertanyakan. Akan tetapi ini politik, klien kami merasa diberlakukan tidak adil dan merasa dikriminalisasi,” ungkapnya.

Atas penangkapan tersebut, kata Pitra, Eggi pun membuat sebuah surat. Surat itu pun diperlihatkan oleh Pitra kepada awak media.

“Aneh makarnya tidak ada, tapi tersangkanya sudah ada dan ditangkap,” ujar Eggi dalam suratnya.

Polisi menetapkan Eggi Sudjana sebagai tersangka dari kasus kejahatan terhadap keamanan negara atau makar. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan penetapan Eggi sebagai tersangka itu dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara.
suratkabar.id

Loading...
Loading...