Home Politik Disebut Jadi Pengacara Prabowo di Pilpres 2019, Hotman Paris Bongkar Fakta Mengejutkan

Disebut Jadi Pengacara Prabowo di Pilpres 2019, Hotman Paris Bongkar Fakta Mengejutkan

0
SHARE

RAKYAT JAKARTA – Yusril Ihza Mahendra belum lama ini mengatakan bahwa Prabowo Subianto menunjuk Hotman Paris Hutapea sebagai kuasa hukum pasangan capres-cawapres nomor urut 02.

Kuasa hukum Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amin tersebut mengaku mendengar kabar penunjukan Hotman dari orang dekat Prabowo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Ia juga mengaku menghormati Hotman sebagai sesama pengacara.

Mengenai pernyataan Yusril tersebut, Hotman akhirnya buka suara. Pria yang dikenal sebagai pengacara para selebriti ini memberikan klarifikasi melalui akun Instagram miliknya, @hotmanparisofficial pada Senin (3/12/2018) lalu.

Rekan saya, sahabat saya, Yusril Ihza Mahendra memberi tahu wartawan bahwa saya telah ditunjuk sebagai pengacara di salah satu calon presiden,” tulis Hotman mengawali klarifikasinya, seperti dikutip dari tribunnews.com, Kamis (6/12/2018).

Baca juga: Menohok! Tanggapi Prabowo, Tim Jokowi Klaim Massa Istigasah NU Jauh Lebih Besar Ketimbang 212

Kemudian, pengacara kondang tersebut membantah kabar mengenai dirinya yang terjun ke politik. Ia menegaskan bahwa dirinya tengah disibukkan dengan perkara-perkara bisnis internasional.

Saya tegaskan di sini bahwa saya menangani berbagai banyak perkara, perkara-perkara bisnis internasional, sehingga ada halangan bagi saya untuk menangani perkara politik,” tutur Hotman.

Ia pun tak membantah bahwa dirinya pernah menjadi pengacara dari sejumlah tokoh politik, termasuk Hari Tanoesoedibjo. Meski begitu, yang diurusnya adalah perkara bisnis.

Saya memang benar pengacara dari berbagai tokoh, tapi murni dalam perkara bisnis. Saya pernah lama menjadi pengacara ketua umum Partai Golkar yang sekarang, pernah menjadi pengacara keluarga Prabowo dan Hasyim,” lanjutnya.

Di akhir klarifikasi tersebut, Hotman mengaku bahwa dia tak mungkin menangani perkara politik. Sebab, para kliennya yang merupakan konglomerat meminta Hotman tak mencampurkan urusan bisnis dan politik.

Saya tidak menangani perkara politik, karena klien-klien saya para konglomerat tidak setuju kalau mencampuradukkan perkara bisnis dan politik, so saya tidak menangani perkara politik,” tegas Hotman.
suratkabar.id

Loading...
Loading...