Home Politik Dipolisikan, Lieus Sungkharisma: Encek-Encek Glodok Kok Mau Makar

Dipolisikan, Lieus Sungkharisma: Encek-Encek Glodok Kok Mau Makar

0
SHARE

RAKYAT JAKARTA – Juru Kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Li Xue Xiung alias Lieus Sungkharisma angkat bicara menanggapi kabar dirinya yang dilaporkan ke polisi atas tuduhan dugaan makar.

Lieus, seperti yang dihimpun dari laman CNNIndonesia.com pada Senin (13/5/2019), dengan tegas membantah tudingan yang menyebut dirinya merencanakan makar. Namun ia malah memberikan respons berupa guyonan.

“Masa potongan saya kayak begini dituduh makar. Encek-encek Glodok kok mau makar,” ujar Lieus yang ditemui usai konferensi pers yang digelar di bilangan Tebet, Jakarta Selatan pada Senin (13/5).

Ia kemudian menjelaskan bahwa makar adalah upaya menggulingkan pemerintahan yang sah. Makar, menurutnya identik dengan pasukan dan senjata lengkap. Dan merujuk penyelasan tersebut, Lieus merasa tak pantas jika dirinya disebut merencanakan atau bahkan melakukan makar.

Dengan tegas, Lieus mengklaim bahwa dirinya hanya sebatas menuntut pemilu yang berjalan secara jujur dan adil.

Baca Juga: Menyandang Status Tersangka Makar, Eggi Sudjana: Mestinya Langsung Ditangkap

Lebih lanjut, Lieus mengungkit sikap polisi ketika memproses hukum sejumlah tokoh Aksi 212. Status mereka saat itu juga ditetapkan sebagai tersangka. Seperi Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam Al Khaththath. Namun hingga kini kasus itu belum juga menemui akhir yang jelas.

“Dikasuh gelar tersangka makar, tapi tidak pernah disidang,” selorohnya.

Ia lantas kembali melontarkan pernyataan bernada guyon. Lieus mengatakan ingin agar ketika menjalani proses hukum dirinya didampingi oleh Yusril Ihza Mahendra. “Maunya sih Yusril. Tapi ya bayarnya mahal kali ya. Saya belum memikirkan itu (kuasa hukum), tapi tidak ada rasa takut,” ujar Lieus.

Diberitakan, Lieus Sungkharisma dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri dengan tudingan dugaan makar. Laporannya tercatat dengan nomor LP/B/0441/B/2019/Bareskrim, Selasa (7/5) lalu. Adapun pihak yang melaporkan Lieus adalah Eman Soleman.

Pada laporan tersebut, Lieus dituduh telah melanggar Pasal 14 dan/atau Pasal 15 KUHP, Pasal 107 jo Pasal 110 jo Pasal 87 dan/atau Pasal 163 bis jo Pasal 107.

Lieus Sungkharisma Dipanggil Polisi

Aparat kepolisian berencana melakukan pemeriksaan terhadap Lieus pada Selasa (14/5). Ini akan menjadi pemeriksaan pertama Lieus terkait laporan dengan tuduhan dugaan makar serta penyebaran berita bohong alias hoaks.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengungkapkan jadwal pemeriksaan akan dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB.

“Informasi dari Bareskrim besok yang bersangkutan akan dimintai keterangan sebagai saksi di Bareskrim pada pukul 10.00 WIB,” ujar Lieus ketika dimintai konfirmasi pada Senin (13/5).

Namun Dedi mengaku belum mengetahui apakah Lieus bakalan hadir dan memenuhi panggilan tersebut atau tidak. “Kita belum dapat informasi lebih lanjut tentang itu. Surat panggilan sudah dilayangkan kepada yang bersangkutan,”tuturnya lebih lanjut.
suratkabar.id

Loading...
Loading...