Home Politik Dikecam Lantaran Dituding Hina PIB, Ahok Dianggap Melupakan Awal Perjalanan Politiknya

Dikecam Lantaran Dituding Hina PIB, Ahok Dianggap Melupakan Awal Perjalanan Politiknya

0
SHARE

RAKYAT JAKARTA – Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) baru saja mengunggah vlog terbarunya di channel YouTube ‘Panggil Saya BTP’. Dan kini, karena muatan dalam vlog tersebut, Ahok menuai kecaman lantaran dinilai telah mendeskreditkan Partai Indonesia Baru (PIB). Bahkan, mantan suami dari Veronica Tan ini disebut bagai kacang yang lupa kulitnya karena dianggap telah menistakan PIB.

Menukil JPNN.com, Senin (15/04/2019), masa tenang dalam dunia politik ini kembali dihebohkan AHok melalui video singkatnya. Pasalnya, dalam video itu ia menjabarkan alasannya bergabung dengan PDI Perjuangan. Sayangnya, dia juga mendiskreditkan Partai Perhimpunan Indonesia Baru (PIB) yang pernah jadi kendaraan politiknya.

Menurut Ahok, aktivitas politiknya sewaktu di PIB hanya merusak agregat suara PDIP. Dan seperti peribahasa bagai kacang lupa kulit, Ahok kini merasa menyesal pernah bergabung dengan PIB.

Sebelumnya, Ahok mengunggah vlog berdurasi 4.57 menit tersebut pada Sabtu (13/04/2019) yang berjudul “Kenapa Saya Memilih PDI Perjuangan”.

Menanggapi hal ini, pengamat politik Abi Rekso yang juga memahami portofolio politik Ahok ikut menyayangkan pernyataan itu.

Baca juga: Veronica Tan Kembali Aktif di Instagram, Postingannya Langsung Jadi Sorotan

“Ahok itu tidak pantas merendahkan peranan Partai PIB. Biar bagaimanapun PIB adalah rumah awal sekaligus pintu gerbang politik untuk dirinya. Haram hukumnya menghujat rumah lama kita,” tandas Abi Rekso.

Abi Rekso menambahkan, Ahok dibawa oleh seorang tokoh Bangka ke PIB. Tumpak Sitorus yang merupakan salah satu pendiri PIB ikut memperkuat posisi Ahok di internal partai yang saat itu yang dipimpin Sjahrir.

Abi Rekso juga membantah PIB menggerus PDI-P di Belitung Timur. Peralihan suara Ahok ditingkat DPRD tingkat II Belitung Timur bukanlah migrasi pemilih PDI-P. Migrasi itu dari pemilih Golkar. Karena basis pemilih Partai Golkar di Belitung Timur cukup kuat.

Menurut penilaiannya, PIB sama sekali tidak menggerus suara PDI Perjuangan di Belitung Timur. Justru, ia mengimbuhkan, suara PDI Perjuangan berkurang akibat migrasi pemilih ke Partai Golkar yang sangat kuat di wilayah tersebut.

“Sebaiknya Ahok, belajar menghargai peran partai PIB dalam perjalanan politiknya. Tanpa PIB, Ahok tidak pernah meniti karier politik di posisi sekarang. Karena pernyataan itu membuat pendiri PIB tersinggung. Dan mereka adalah bagian penting dalam suksesi Jokowi – Amin,” pungkas Abi Rekso, melansir WartaEkonomi.co.id.

Pernyataan Ahok selengkapnya dapat disaksikan dalam vlog-nya berikut ini, sebagaimana dikutip SuratKabar.ID dari kanal YouTube miliknya, Senin (15/04/2019).


suratkabar.id

Loading...
Loading...