Home Politik Diana Tabrani Disebut Sebagai Selingkuhan Ustad Abdul Somad, Tengku Zulkarnain Beber Fakta...

Diana Tabrani Disebut Sebagai Selingkuhan Ustad Abdul Somad, Tengku Zulkarnain Beber Fakta Mengejutkan

0
SHARE

RAKYAT JAKARTA – Sosok wanita bernama Diana Tabrani kini tengah menjadi sorotan publik lantaran disebut sebagai selingkuhan Ustad Abdul Somad (UAS). Namun hal itu lalu dibantah oleh Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain. Ia membeberkan fakta mengejutkan berkenaan fitnahan tersebut. Sebelumnya, muncul fitnahan terkait UAS yang mengatakan dirinya mempunyai tiga istri, yaitu Mellya Juniarti, Masyitoh dan Diana Tabrani.

Dikutip dari laporan JPNN.com, Senin (15/04/2019), fitnah itu diumbar melalui akun Twitter mantan Sekretaris BUMN Said Didu yang sebelumnya dibobol hacker.

Setelah berhasil dibajak, sang hacker lalu membuat kicauan yang isinya mengejutkan. Ia menyebutkan UAS telah berselingkuh dengan Diana Tabrani lantaran merasa tidak puas dengan istri pertama dan keduanya.

“Diana Tabrani adalah selingkuhan UAS hasil operasi dari tim intel Prabowo untuk jebak UAS dijeratan CINTA. Tujuan utama Diana Tabrani adalah agar UAS Takluk dengan CINTA nya dan Akhirnya dapat dikondisikan dukung PRABOWO dengan sejumlah MAHAR Milyaran Rupiah,” demikian bunyi cuitannya.

Mendengar hal tersebut, Tengku Zulkarnain menyatakan bahwa cuitan itu ialah fitnah yang keji. Ia mengatakan UAS sebagai adik angkatnya dan Diana ialah adik sepupunya.

Baca juga: Yang 2014 Pilih Jokowi, Yusuf Mansur: Dia Dapat Pahala Apa yang Terjadinya dalam Tol Itu

“Telah diretas akun milik Said Didu dan kemudian dipakai untuk memfitnah Adik angkat saya al Ustadz Abdul Shomad berselingkuh dengan adik sepupu saya Dr. Diana Thabrani binti (paman saya) Prof. Dr. Thabrani Rab, tokoh besar Riau,” beber Tengku Zulkarnain, melalui akun @tengkuzulkarnain.id, Minggu (14/04/2019).

Tengku Zulkarnain lantas membeberkan siapa sosok Diana yang sebenarnya. Ia mengungkapkan bahwa Diana merupakan istri dari Sayyid Luqman.

“Perlu kaum muslimin ketahui bahwa setiap ada acara yang bersamaan antara adik sepupu saya Dr Diana dgn Tabligh Akbar adik angkat saya al Ustadz Abdul Shomad di manapun saja, maka suami beliau, adik Sayyid Luqman akan menemani Dr Diana,” imbuhnya.

“Beberapa kali kami secara kebetulan malah pernah berada dalam satu hotel dengan adinda Luqman dan isteri beliau yang ikut acara adinda ustadz Abdul Somad,” ucapnya.

Ada Unsur Politik di Balik Fitnah?

Tengku Zulkarnain juga melanjutkan, fitnah UAS ini seperti yang disengaja setelah ulama kondang asal Pekanbaru Riau itu menyatakan dukungannya kepada Capres 02 Prabowo Subianto.

“Kami benar-benar heran kenapa dalam keadaan Pemilu dan Pilpres ini banyak peretasan akun terjadi. Dan, sialnya akun yang diretas rata-rata adalah mereka yang tidak pro Petahana. Belum terdengar adanya peretasan akun milik pendukung beliau sama sekali,” tandasnya.

Tengku Zulkarnain juga mempertanyakan peran Tim Cyber Negara yang menghabiskan dana rakyat sebanyak Rp 2 triliun.

“Kami ingin mempertanyakan tim cyber negara yang menghabiskan dana rakyat 2 triliun rupiah itu, dan Tim Cyber Mabes Polri. Apakah keduanya tdk bisa mengusut dan melindungi akun warga negara Indonesia, meski (maaf) mereka oposisi?,” sambung Tengku Zulkarnain.

“Semakin ke sini kehidupan demokrasi kenapa semakin bejat? Mustahil manusia ber-Pancasila bejat begitu,” tegasnya.

Kenapa Said Didu Belum Lapor Polisi?

Sementara itu, Mantan Sekretaris BUMN Said Didu menceritakan mengenai tiga akunnya yang diretas. Mengutip Detik.com, rupanya tak hanya akun Twitter miliknya saja yang telah diretas, tapi juga WhatsApp dan Facebook. Akun WhatsApp (WA) dan Facebook saat ini sudah bisa dikembalikan, namun akun Twitter-nya tak bisa diselamatkan.

“Setelah saya dapat info bahwa akun saya diambil alih, kemudian tim yang membantu menelusuri. Sampai jam 5 subuh, sudah tidak bisa diambil alih kembali, sudah dikuasai orang lain. Jadi ini persis sama yang dialami oleh Pak Dahlan Iskan,” papar Said Didu pers di Es Teler 77, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (14/04/2019).

“Akun WA saya 2 minggu lalu juga seperti itu, diambil sekitar 10 jam oleh orang dan alhamdulillah kembali. Akun Facebook saya baru bisa terselamatkan jam 3 subuh tadi pagi,” tukasnya.

Said Didu menegaskan, cuitan-cuitan dari akun Twitter @saididu bukan berasal darinya.

“Akun Twitter @saididu itu sekadang masih dipegang oleh orang lain dan biasanya itu sudah susah diambil kembali,” ucap Said Didu.

Dia mengatakan masih belum melaporkan kejadian yang dialaminya ke polisi. Menurutnya, setelah berkaca pada kasus serupa, identitas di medsos justru diminta namun malah tak ada solusi.

“Jadi kalau dilaporkan malah tidak bisa lagi bermain medsos. Karena identitas pribadi sudah diambil semua, dan faktanya tidak ada pernah bisa kembali diungkap siapa,” demikian ia memaparkan.
suratkabar.id

Loading...
Loading...