Home Politik Bisakah Sandiaga Uno Kembali Jadi Wakil Gubernur DKI Jakarta?

Bisakah Sandiaga Uno Kembali Jadi Wakil Gubernur DKI Jakarta?

0
SHARE

RAKYAT JAKARTA – Berdasarkan hasil perhitungan cepat (quick count) dari beragm lembaga survei, pasangan calon presiden dan calon wakil presiden 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno tertinggal dari kubu 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Sehingga muncullah pertanyaan terkait mungkinkah jika Sandiaga Salahuddin Uno kembali menjabat menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta?

Mengutip reportase Kompas.com, Kamis (18/04/2019), Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Akmal Malik mengatakan, tak ada aturan yang melarang Sandiaga untuk kembali menjadi wagub.

“Tidak ada aturan yang melarang,” ujar Akmal sewaktu dihubungi oleh wartawan, Kamis (18/04/2019).

Diimbuhkan Akmal, berdasarkan Pasal 176 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), partai pengusung gubernur dan wakil gubernur mengajukan dua nama ke DPRD melalui gubernur.

Sesudah itu, DPRD menggelar pemilihan atas dua nama terkait.

Baca juga: Jokowi Beberkan Data Quick Count Pilpres 2019 dari 12 Lembaga Survei, Hasilnya….

Kini, ada dua nama kandidat yang digadang-gadang akan menggantikan wagub DKI. Kedua nama pengganti Sandiaga tersebut sudah diterima gubernur dan diteruskan ke DPRD. Namun, DPRD belum mulai menyiapkan pemilihan. Lalu, bisakah nama Sandiaga dimasukkan agar dipilih kembali?

“Bisa saja, kenapa tidak?” jawab Akmal.

Inkonsistensi Dinilai Tidak Etis

Hanya saja, Akmal lalu mengingatkan bahwa secara etika langkah itu tidak etis. Akmal juga mengingatkan, jika hal itu dilakukan, harus ada argumentasi yang kuat atas inkonsistensi tersebut.

“Tidak ada larangan, cuma karena kita kan tidak melulu persoalan aturan. Ada etika harus diperhatikan,” imbuhnya mengimbaukan.

“Ketika ingin menarik lagi harus ada argumentasi jelas kenapa ditarik. Publik pasti bertanya itu, karena haknya ada di partai pengusung,” tukas Akmal.

Diketahui, sebelum melenggang sebagai calon wakil presiden, Sandiaga Uno melepas jabatannya sebagai wakil gubernur DKI Jakarta. Dalam pidato pengunduran diri yang dibacakannya di rapat paripurna DPRD DKI Jakarta pada 27 Agustus 2018 lalu, ia memilih mengundurkan diri kendati bisa cuti dan kembali jika kalah.

“Mempertimbangkan betapa besar tugas seorang wakil gubernur, betapa berat kerja di Jakarta, dan menghindari risiko politisasi jabatan, menjauhkan dari mudharat pejabat yang mengintervensi dan menyalahgunakan birokrasi, anggaran, dan fasilitas, maka saya memilih ikhlas berkorban untuk tidak mengambil cuti,” ungkap Sandiaga di hadapan para anggota dewan dan pejabat Pemprov DKI, di Gedung DPRD DKI Jakarta waktu itu.
suratkabar.id

Loading...
Loading...