Home Politik Anggota BPN Mustofa Diringkus Polisi Gara-Gara Hoaks 22 Mei, Istri Ungkap Fakta...

Anggota BPN Mustofa Diringkus Polisi Gara-Gara Hoaks 22 Mei, Istri Ungkap Fakta Tak Terduga

0
SHARE

RAKYAT JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Mustofa Nahrawardaya atas dugaan tindak pidana ujaran kebencian dan/atau pemberitaan bohong di media sosial Twitter terkait 22 Mei.

Seperti yang dilansir dari laman CNNIndonesia.com pada Minggu (26/5/2019), perintah penangkapan terhadap Mustofa tertuang dalam Surat Perintah Penangkapan dengan Nomor SP Kap/61 V/ 2019/ Dittpidsiber.

Istri Mustofa, Cathy, membenarkan penangkapan sang suami. Mustofa ditangkap di rumahnya di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan pada Minggu (26/5), sekitar pukul 03.00 WIB.

“Ia benar ditangkap sekitar pukul 03.00 (WIB) pagi. Informasinya ditangkap mengenai cuitan yang hoaks terkait peristiwa 22 Mei,” jelas Cathy ketika ditemui pada Minggu.

Baca Juga: BPN Minta Jokowi Lebih Aktif Hubungi Prabowo, TKN Lempar Serangan Balik

Cathy mengungkapkan fakta mengejutkan mengenai penangkapan terhadap sang suami. Ia menilai, aparat kepolisian dengan gegabah meringkus Mustofa.

Menurut Cathy, Mustofa yang merupakan kader Partai Amanat Nasional (PAN) ini bukanlah si pembuat konten yang kemudian dinyatakan polisi sebagai konten berisi informasi bohong. Ia menegaskan Mustofa hanya membagikan sebuah konten yang diduga memang ia terima melalui aplikasi WhatsApp.

Tak hanya itu, ia mengungkapkan bahwa suaminya bukan orang yang secara langsung melihat kejadian di dalam video. “Saya agak kecewa yang dicari penyebarnya, bukan pembuatnya,” tukas Cathy.

Sementara itu, Cathy mengatakan Mustofa bahkan belum mendapatkan pendampingan dari pengacara setelah digelandang ke Bareskrim untuk proses pemeriksaan. Ia mengaku telah menghubungi pihak BPN Prabowo-Sandiaga dan juga PP Muhammadiyah guna meminta bantuan hukum untuk sang suami.

“Kalau partai, bapak bukan pengurus,” ungkapnya.

Di sisi lain, Cathy mengaku telah meminta pihak penyidik untuk terus memberikan kabar mengenai kondisi suaminya. Pasalnya, Mustofa baru saja sembuh dari sejumlah penyakit, mulai dari darah tinggi, asam urat, dan diabetes, seperti yang diungkapkan Cathy.

“Saya sempat damping. Tapi pukul 07.30 WIB diusir tidak boleh damping. Bapak baru puasa, karena kemarin sakit ada darah tinggi, asam urat, dan diabetes. Saya harus pantau kondisinya,” sebutnya.

Berdasarkan dengan surat perintah penangkapan, Mustofa diduga telah melanggar Pasal 45A Ayat (2) jo Pasal 28 Ayat (2) UU ITE dan/atau Pasal 14 Ayat (1) dan (2) dan/atau Pasal 15 UU Nomor 1/1946 mengenai Peraturan Hukum Pidana.

Atas penangkapan terhadap anggota BPN Mustofa tersebut, tim CNNIndonesia.com telah mencoba untuk meminta klarifikasi dari pihak kepolisian. Namun hingga berita ditulis, pihak kepolisian belum memberikan konfirmasi apa pun.
suratkabar.id

Loading...
Loading...