Home Politik Andi Arief Sebut Prabowo Bakal Ungkap Kasus Penculikan 1 Jam Setelah Menang...

Andi Arief Sebut Prabowo Bakal Ungkap Kasus Penculikan 1 Jam Setelah Menang Pilpres

0
SHARE

RAKYAT JAKARTA Politikus Partai Demokrat yang juga mantan aktivis Andi Arief menyatakan jika calon presiden nomer urut 02 Prabowo Subianto bakal mengungkap kasus penculikan aktivis medio 1996-1998 silam.

Andi mengatakan bahwa Prabowo bakal membongkarnya jika menang di Pilpres 2019 mendatang. Ia mengklaim telah berkomunikasi langsung dengan Prabowo perihal itu.

Andi menyebut calon presiden nomor urut 02 itu bakal berupaya mencari solusi untuk menuntaskan kasus pelanggaran HAM terkait penculikan aktivis.

“Saya sudah berkomunikasi dengan Pak Prabowo, satu jam setelah memenangkan pilpres dia akan mencocokkan fakta dan menjelaskan apa adanya sekaligus solusinya,” ucap Andi melalui akun Twitter @AndiArief_, Selasa (12/3/2019).

Baca Juga: Bersalaman dengan Miss Universe, Jokowi Salah Tingkah Sampai Videonya Viral

Pernyataan Andi tersebut merupakan respon dari pernyataan anggota Dewan Pertimbangan Presiden Agum Gumelar. Sebelumnya, Agum mengungkit sikap Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mengambil langkah mendukung Prabowo di Pilpres 2019. Padahal SBY adalah satu dari 7 anggota Dewan Kehormatan Perwira yang menandatangani pemecatan Prabowo dari ABRI.

Menurut Andi, SBY menganggap tidak ada yang salah dengan pencalonan Prabowo. Ia mengungkit mengenai Pilpres 2009, dimana SBY tidak mengangkat masalah tersebut. Padahal saat itu SBY bersaing dengan Prabowo yang menjadi cawapres dari Megawati Soekarnoputri.

“Demikian juga di 2019 ini. Pak Agum dan sejumlah jenderal senior, aktivis HAM dan pers tidak permasalahkan Pak Prabowo mendampingi capres Megawati. Inkonsistensi?” ujar Andi, dikutip dari cnnindonesia.com.

Andi malah balik menyerang kubu Joko Widodo (Jokowi). Dia mempertanyakan janji Jokowi pada kampanye Pilpres 2014. Menurut Andi, Jokowi saat itu berjanji menyelesaikan kasus pelanggaran HAM masa lalu. Namun, hingga kini tidak direalisasikan. “Pak Jokowi tidak tepati janji 2014 selesaikan kasus ini,” ucap Andi.

Andi Arief sendiri adalah eks aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD) era 1990-an. Dia menjabat sebagai ketua Solidaritas Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi (SMID), organisasi sayap PRD.

Andi sempat diculik oleh aparat. Dia dijemput di kediamannya di Lampung. Mujur, Andi dibebaskan. Nasibnya tidak seperti belasan aktivis lain yang hingga kini tidak diketahui keberadaannya.
suratkabar.id

Loading...
Loading...