Home Politik Ahok Pernah Ancam Ma’ruf Amin, Jokowi Sampai Lakukan Ini

Ahok Pernah Ancam Ma’ruf Amin, Jokowi Sampai Lakukan Ini

0
SHARE

RAKYAT JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) ternyata telah lama dekat dengan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma’ruf Amin.

Salah satunya terlihat dalam sidang kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Kala itu, Jokowi membela Ma’ruf yang diancam oleh Ahok.

Dilansir tribunnews.com, Jumat (10/8/2018), dalam persidangan ke-8 kasus penistaan agama, Selasa (31/1/2017) lalu, Ahok sempat mengancam akan melaporkan Ma’ruf ke polisi.

Menurut Ahok, pihaknya memiliki bukti bahwa Ma’ruf sempat ditelepon oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dalam pembicaraan itu, SBY disebut meminta Ma’ruf bertemu cagub dan cawagub DKI Jakarta, Agus harimurti Yudhoyono (AHY) dan Sylviana Murni.

Baca juga: Gus Mus Minta Ma’ruf Amin Tinggalkan Jabatan di PBNU. Kenapa?

Bahkan, SBY disebut-sebut meminta agar Ma’ruf menerbitkan fatwa penistaan agama untuk pidato yang disampaikan Ahok di Kepulauan Seribu. Dengan alasan adanya pembicaraan antara Ma’ruf dan SBY melalui telepon, Ahok mengancam akan melaporkan Ma’ruf ke polisi.

Tak disangka, pernyataan Ahok ini mendapatkan respon keras dari Jokowi. Menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Luhut Binsar Pandjaitan, suara Jokowi meninggi saat menanggapi pernyataan Ahok dan kuasa hukumnya.

“Suara beliau (Presiden) agak tinggi kemarin karena Saudara Ahok bicara seperti itu,” ujar Luhut di Kompleks Istana Presiden, Jumat (3/2/2017) sore.

Luhut menegaskan, Jokowi selalu berupaya menghindari konflik dan mengedepankan persatuan bangsa. Responnya yang keras terhadap pernyataan Ahok ini juga menjadi bukti bahwa Jokowi tidak melindungi Ahok dalam kasus penistaan agama.

“Jangan lagi ada pikiran-pikiran buruk atau bilang Presiden dukung si ini, si itu, enggak. Presiden firm sekali bahwa beliau tidak mau mendukung sana sini. Beliau netral dalam kasus ini,” imbuh Luhut.

Tak lama setelah direspon negatif oleh Jokowi, Ahok pun akhirnya meminta maaf. Ahok menyampaikan permintaan maaf pada Ma’ruf hanya berselang 3 hari setelah memberikan ancaman.

Permintaan maaf ini juga langsung ditanggapi oleh Ma’ruf. Ia mengaku telah memaafkan Ahok. “Namanya orang sudah minta maaf masa tidak dimaafkan,” kata Ma’ruf kepada kompas.com, rabu (1/2/2017).

Ia pun meminta kader PBNU dan umat Islam untuk turut memafkan Ahok dan menahan diri. Meski mengaku telah memberikan maaf, Ma’ruf kala itu memilih tak menemui Ahok.

Ia beralasan takut umat salah paham dan berujung konflik baru. Selain itu, jika menemui Ahok, tentunya Ma’ruf juga harus menemui Anies Baswedan yang pada saat itu Ahok dan Anies tengah memperebutkan kursi ‘DKI 1’.
suratkabar.id

Loading...
Loading...