Home Politik Ahli IT BPN Sebut C1 Situng Hasil Editan, KPU Angkat Bicara

Ahli IT BPN Sebut C1 Situng Hasil Editan, KPU Angkat Bicara

0
SHARE

RAKYAT JAKARTA – Ahli IT Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyebutkan bahwa hasil pindai CI dalam Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU) adalah gambar hasil editan.

Menanggapi hal tersebut, Komisioner KPU Hasyim Asy’ari pun buka suara. Ia meminta kepada BPN untuk melaporkan data yang dimiliki kepada KPU, seperti yang dilansir dari laman Republika.co.id pada Kamis (16/5/2019).

“Disampaikan saja ke KPU, nanti kita saling cek saja. Kan rekalitulasi yang manual sudah berjalan,” ujar Hasyim Asy’ari ketika dimintai konfirmasi terkait hal tersebut pada Rabu (15/5) lalu.

Dan ketika disinggung mengenai permintaan yang datang dari BPN untuk mengaudit forensic hasil pemilu, komisioner KPU asal Jawa Tengah tersebut dengan tegas mengatakan bahwa pihaknya sangat siap untuk melakukannya.

Bahkan, tandasnya, audit sudah dilakukan sedari awal. “KPU siap jika akan diaudit kembali,” ujar Hasyim kemudian.

Baca Juga: Menuju Istana 2019, Begini Hasil Situng Terbaru dari KPU

Lebih lanjut, Hasyim mengungkapkan, data yang dimiliki KPU merupakan data valid yang dapat dipertanggungjawabkan. Jika memang terdapat keberatan dari salah satu atau kedua pasangan calon, maka hal tersebut dapat langsung disampaikan kepada KPU, sehingga KPU bisa mengklarifikasi.

Kemudian ia menegaskan, penetapan hasil pemilu tetap akan dilakukan sesuai jadwal, yakni pada 22 Mei mendatang. Namun jika rekapitulasi penghitungan suara pemilu dari 34 provinsi rampung sebelum tanggal tersebut, maka hasil akan diumumkan langsung saat itu juga.

Hasyim menyebut bahwa tanggal 22 Mei adalah batas akhir.

Diberitakan sebelumnya, pada Selasa (14/5), pakar IT Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Khoirul Anas, menyebutkan beberapa hasil pemindaian C1 yang ada dalam Situng KPU merupakan gambar yang sengaja dimanipulasi.

Ia mengatakan, seharusnya gambar hasil pindaian menyatu dengan latar. Namun tidak demikian dengan gambar C1 yang diambil Anas.

Selain itu, Anas juga menggunakan filter negatif untuk membuktikan keaslian dari gambar C1. Dan hasilnya didapatkan ada beberapa tulisan di dalam gambar C1 yang diduga bukan merupakan hasil pindaian sebenarnya.
suratkabar.id

Loading...
Loading...