Home Politik Acara Startup yang Dihadiri Jokowi Sepi Pengunjung, Paspampers Singkirkan Kursi Kosong

Acara Startup yang Dihadiri Jokowi Sepi Pengunjung, Paspampers Singkirkan Kursi Kosong

0
SHARE

RAKYAT JAKARTA – Presiden Joko Widodo atau Jokowi membuka Digital Startup Connect 2018 di Balai Kartini, Jakarta, Jumat, (7/12/18). Namun acara ini sepi pengunjung.

Dikutip dari tempo.co, menurut jadwal yang ada, acara mulai pukul 09.00 WIB. Hingga pukul 08.50, jumlah kursi yang terisi baru setengahnya.

Sekitar 30 menit sebelum kedatangan Jokowi, panitia telah meminta agar para pengunjung yang sudah hadir segera menempati kursi. Bahkan mereka meminta para penjaga stand pameran agar mengisi kursi yang kosong.

Baca Juga: Tuntut Kemerdekaan, OPM Tak Gentar Dengan Perintah Jokowi

Selain itu, sejumlah personel Pasukan Pengamanan Presiden bersama panitia menyingkirkan kursi-kursi yang kosong. Langkah ini membuat perbandingan jumlah kursi yang terisi dan kosong tidak berbeda jauh.

Jokowi tiba tepat pukul 09.00. Ia datang bersama Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. Sesampainya di lokasi, Jokowi menyempatkan diri untuk meninjau stand pameran yang ada.

Digital Startup Connect 2018 merupakan acara yang membahas ekosistem startup di Indonesia. Panitia mengklaim acara ini akan bakal dihadiri dua ribu anak muda.

“Kami harap acara ini bisa memotivasi generasi milenial untuk terus berkarya mendukung Indonesia menjadi kekuatan ekonomi digital terbersar di Asia Tenggara,” kata CEO Plug and Play Indonesia Wesley Harjono dalam sambutannya.

Berdasarkan keterangan tertulis dari panitia, sejumlah tokoh akan mengisi materi. Mereka diantaranya pendiri Young on Top, Billy Boen; President Director Plug and Play Indonesia, Wesley Harjono; CEO TopKarir Indonesia, Bayu Janitra; Executive Director Grab Indonesia, Ongki Kurniawan; dan lainnya.

Peserta dan pengunjung yang mayoritasnya anak-anak muda ini berkesempatan mendengarkan pidato atraktif Jokowi. Dalam pidatonya, Jokowi mengimbau kepada para anak-anak muda kreatif dan inovatif serta para pelaku usaha rintisan (startup) untuk memanfaatkan momentum perubahan global dan disrupsi industri yang terjadi.

Dalam situasi yang penuh perubahan ini, terbuka peluang yang sangat besar bagi pendatang baru di ekonomi digital untuk dapat berkompetisi dengan yang lainnya. “Dunia ini sekarang sedang menghadapi disrupsi dan revolusi industri jilid keempat, membuka peluang terjadinya perubahan yang sangat besar, tiba-tiba, dan mengejutkan,” ujarnya.

 

 
suratkabar.id

Loading...
Loading...